Entries for May, 2006

May 1st, 2006

Fuzzball..

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Ga sengaja nemuin folder ini di koleksi MP3.. fuzzball! Haha, ini kan kumpulan mp3 yg kudapatin dari ririn   Ini adalah salah satu kumpulan lagu keramatnya Ririn. Lagu2 tim sepak bola FC Bayern, tim bola kebanggaan dia.. yg membuatnya jatuh cinta setengah mati dengan Jerman!!

Jadi inget masa2 kuliah dulu, gimana Ririn dan Ezi (niy anak pecinta bola juga, klo ga salah Lazio ya tim favoritnya) berbusa-busa ngomongin bola di kamar sambil saling pamer koleksi mereka.. ckckck..   Aku dan Ning cuman melongo kagak ngerti.. Namun sedikit banyak, aku dan Ning mulai sedikit teracuni, kita berdua mulai bisa membedakan mana nama pemain bola, mana nama stadion, mana wasit, mana pemain yg cakep, dari dengerin omongan mereka dan koleksi yg mereka punyai .. hahahaha Terus kita nyanyi bareng lagu2 tim bola yg disukai Ririn dan Ezi.. *masih gila kyk dulu ga siy, kalian?

Waktu aku minta copy kumpulan mp3 fuzzball ini, Ririn seneng banget bahkan kyknya terharu deh Rada aneh sih liriknya abis bhsnya nyampur antara Jerman dan Inggris, tapi krn lagunya tim sepakbola kali ya, iramanya semangat banget.. lumayan buat ilangin ngantuk, klo lagi ngantuk di depan kompie..

Die Toten Hosen - FC Bayern, 100 Jahre FC Bayern, Stern des Sudens, etc.. tapi yg paling kusuka To be Number One by Giana Nannini.. keren juga, katanya niy lagu world cup taon berapa gitu

~ikutanKenaVirusWorldCupkah?

Currently listening to: to be number one
Posted by lie_lye at 07:58 AM | 2 comments

Alam [1] ..

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Jujur aja siang itu sedikit malas aku melangkah ke kelas. Lagi banyak kerjaan di lab, tapi ada kuliah yg harus diikuti, mana hujan2 begini.. hari jumat.. udah jam 2 siang lagi.. mikirnya udah mo pulang dan bersantai di rumah aja :p

Hari itu giliran Karyono presentasi paper di kelas. Ohya, kuliah yg kuikuti ini adalah Topik khusus SIG (Sistem Informasi Geografis). Ada 2 topik yg dibahas Karyono, salah satunya mengenai Tsunami Early Warning. Presentasi yg dibawakan Karyono ternyata sangat menarik sehingga pas sesi tanya jawab, terjadi diskusi yg cukup seru, meski di luar hujan turun sangat deras dan petir menggelegar bersahutan *biar sedikit dramatis :D

Seorang peserta kuliah bertanya apakah sistem yg akan dikembangkan nanti oleh Tim Tsunami Early Warning memiliki koordinasi dengan pihak lain. Maksudnya andaikan sistem sudah punya indikasi bakal terjadi tsunami, langkah apa yg akan dilakukan? Apakah masyarakat perlu tau bakal terjadi tsunami atau hanya pihak2 tertentu saja yg diberi tahu agar tidak terjadi kepanikan pada masyarakat? Apalagi klo ternyata tsunami tidak terjadi sama sekali..  

Penanganan bencana alam di Indonesia memang masih buruk, terutama dalam hal early warning System. Contohnya banjir bandang yg sering terjadi, sebenarnya bisa diprediksi, misalnya dengan melihat ketinggian genangan air di sebuah gunung dapat ditentukan apakah akan terjadi banjir atau tidak. Jika ketinggiannya sudah melewati batas threshold tertentu dpt dipastikan akan terjadi banjir bandang. Namun sayangnya belom ada sistem yg dikembangkan utk mencatat hal2 begini di Indonesia. Ini baru contoh sederhana..  

Mungkin negara kita masih berpendapat, ngapain ngeluarin dana mahal2, toh kalo pun terjadi bencana di daerah sana, palingan yg meninggal gak berapa orang ato pun kerugian yg diderita tidak sebanding dengan biaya yg sudah dikeluarkan utk membangun sistem tersebut.. Masya Allah.. Ato mungkin negara kita memang tidak punya dana utk hal2 begini, wong buat bikin semua  penduduknya bisa makan aja belum sanggup.. Ato lebih parah lagi gpp deh, beberapa orang mati, buat ngurangin jumlah penduduk Indonesia yg membengkak.. astaghfirullah..

Diskusi kemudian beralih kepada bagaimana dengan negara lain dalam menangani bencana di negaranya. Bu Ani bercerita ttg pengalamannya ketika berada di Jepang. Beliau 'beruntung' mengalami gempa. Kenapa beruntung? karena beliau menyaksikan sendiri bagaimana respon penduduk Jepang ketika terjadi gempa. Tenang dan tidak panik. Itulah respon mereka. Bahkan para tamu di hotel dianjurkan tidak usah keluar gedung. Konstruksinya memang dibangun untuk menghadapi gempa. Bahkan katanya gedung tidak bakal roboh meski bergeser 1 meter dan kalo pun roboh tidak akan melukai orang karena dibuat dari materi yg ringan.

Ada suatu sikap yg patut kita contoh dari bangsa Jepang. Mereka diajarkan untuk tidak mencintai benda2 miliknya secara berlebihan. So, kalo terjadi gempa, mereka hanya berbekal sebuah buntelan kecil yg isinya cuman 3 jenis benda.. Apa itu? Handuk, senter, ijazah! Subhanallah.. Bahkan pakaian pun tidak mereka jadikan sebagai benda yg wajib diselamatkan.. Kalo terjadi gempa, mereka berkumpul di tempat2 yg telah ditentukan oleh pemerintahnya *jalan2 di Jepang ada petunjuk arah evakuasi* kemudian duduk rapi dengan buntelan kecil di sampingnya. Kebayang kan bagaimana org Jepang klo duduk rapi itu? Duduk di atas bantal dengan selimut kecil di pangkuannya Kenapa mereka bisa sedemikian tenang? karena mereka tau, pemerintah mereka bakal menjamin mereka.. Pemerintahnya sangat peduli dengan penanganan bencana alam ini. Bahkan anak2 SD disana pun tau, langkah apa yg harus mereka lakukan kalo terjadi gempa karena hal2 spt ini sudah diajarkan..

Ada hal yg menarik dengan keadaan alam di Jepang. Sebenarnya Jepang itu rawan oleh 2 bencana alam, yaitu Gempa dan Angin Topan. Lalu bagaimana mereka menyesuaikan konstruksi bangunan dengan 2 bencana tadi? Kalo bangunan dibuat dg materi yg ringan dg tujuan utk mengurangi kecelakaan ketika terjadi gempa, maka jika terjadi angin topan tuw gedung bakal diterbangkan angin, kan? Sebaliknya kalo dibangun dengan materi yg berat, bakal bahaya klo terjadi gempa. Nah, orang Jepang mengakalinya dengan membuat dinding dengan materi yg ringan untuk menghadapi gempa, sementara atapnya dibangun dengan genteng yg tebal utk menghadapi angin topan sebagai kompromi klo terjadi 2 bencana tadi.. Subhanallah..

Bu Ani juga bercerita ttg sebuah film Jepang yg menceritakan bagaimana penduduk di sebuah desa beramai-ramai membersihkan sungainya 'hanya' karena ingin melihat cahaya kunang-kunang terlihat bersinar lagi dari sungai di malam hari.. Nice.. harusnya film seperti ini yg layak ditayangkan di tivi-tivi, bukannya sinetron2 gajel, ato tontonan yg mengumbar aurat itu Tapi boro2 mikirin acara TV yg layak buat ditonton, ada RUU yg mengatur agar pornografi/pornoaksi yg jelas2 merusak moral bangsa aja sampe skrg masih banyak ditentang.. Suka heran, apa sih yg dipikirkan oleh mereka itu? Kebebasan? Kebebasan yg bagaimana? Memangnya hidup itu buat mencari kebebasan sepuas2nya? Memangnya mo hidup selama2nya? Kalo sebentar lagi mati bagaimana??

Petir menyambar lagi..Dhuarr!! Bu Ani pun nyeletuk, dulu zaman saya masih muda, ketika Jakarta masih segar udaranya, polusinya masih sedikit.. suara petir terdengar sangat jauh loh! Namun, skrg karena lapisan ozon semakin menipis, kadar polusi udara yg sangat tinggi menyebabkan petir semakin mendekat ke permukaan bumi..

Karena sudah sore, diskusi terpaksa diakhiri.Hari ini banyak pelajaran yg kudapatkan dari kuliah tadi. Untung gak jadi bolos :p Makasi Bu Ani, makasi teman-teman semua

~tumben niy konsen pas kuliah

 

 

Posted by lie_lye at 08:00 AM | 4 comments

Alam [2] ..

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Skrg lagi musim hujan dan Depok terkenal dengan petirnya kalo sudah hujan begitu. Jadi ingat soal petir di langit yg semakin dekat suaranya.. *baca postingan sebelumnya* Aku pernah baca di tafsir Al-Quran, lupa surat apa *ntar klo ketemu dikasi tau* bahwasanya ketika petir itu menggelegar, mereka berzikir kepada Allah.. subhanallah..

Pengen melihat korelasinya dari sisi agama nih Kalo dari sisi ilmu pengetahuan, mungkin spt yg dikatakan Bu Ani bahwa kondisi lingkungan hidup yg mengalami degradasi menyebabkan petir itu semakin mendekati bumi. Nah bagaimana dg sisi agama? Kebetulan, aku baru selesai membaca Tarbawi. Disana dijelaskan bagaimana langit dan bumi pun marah dengan segala ulah manusia yg makin gak karuan. Langit dan bumi sebagaimana halnya manusia juga makhluk yg diciptakan Allah untuk senantiasa beriman kepada-Nya.

Di atas bumi di bawah langit, manusia membuat kerusakan dan maksiat. Bumi dan langit malu kepada Allah, ketika manusia berbuat jahat. Akibatnya terkadang mereka bertindak tidak ramah lagi kepada manusia, salah satunya dengan terjadinya bencana alam dimana-mana. Bumi dan langit murka untuk menyadarkan kita yg terkadang lupa dengan dosa-dosa yg telah diperbuat.. astaghfirullah.. Maka mungkin saja dengan semakin dekatnya suara petir sebenarnya adalah peringatan dari langit untuk kita segera kembali ke jalan-Nya?? Bentuk protes mereka krn ulah buruk manusia? Wallahu'alam..

Maka memang bukan suatu hal yg mengherankan lagi, kalo melihat banyaknya terjadi bencana alam di seluruh dunia..

Dari buku yg pernah kubaca, bumi dan langit pun bisa ikut menangis dan bersedih manakala ada orang shalih meninggal dunia.. sebagaimana bumi dan langit pun tersenyum, manakala yg meninggal adalah orang yg sering berbuat onar.

Sabda Nabi SAW, " Tak ada satupun manusia di alam ini kecuali ia mempunyai pintu di langit tempat turunnya rizki dan tempat naiknya amal-amal baik yang dilakukannya. Jika seorang mukmin meninggal, maka tertutuplah pintunya yg ada di langit yg menjadi tempat naiknya amal-amalnya serta tempat turunnya rizki untuknya. Lalu langit merasa kehilangan orang itu dan menangisinya. Sementara di bumi, di tempat shalat hamba Mukmin itu juga kehilangan orang yg biasa melakukan shalat, berzikir kepada Allah di atasya. Bumi pun menangisinya. Sesungguhnya kaum Fira'un tidak ada bekas kebaikan di bumi dari mereka. Tidak ada amal yg naik melalui langit dari mereka kepada Allah dari kebaikan, maka langit dan bumi tidak menangisi kepergian mereka."

Hmm.. bahkan langit dan bumi pun menangisi kepergiannya.. Harusnya jalan inilah yg kita pilih.. Semoga, amiiin.. yuk,sedikit lebih peduli dengan lingkungan

Posted by lie_lye at 08:03 AM | 2 comments

May 8th, 2006

musik dan semantic..

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Kemaren niy baru ngopi lagu dari temen kuliah... lagunya bagus-bagus.. ada 1 lagu yg aku suka banget.. sayang ga tau judul + penyanyinya.. Nanya ke temenku itu, dia juga kagak tau :D Udah nanya ke beberapa orang, tapi ga ada yg tau judulnya.. Beberapa mengaku pernah denger, tapi ya itu gak tau judul/penyanyinya.. Padahal pengen searching liriknya nih..

Hmm.. jadi kepikiran soal kelemahan search engine yg ada saat ini *saah gayanya* Harusnya search engine semacam google, yahoo itu dilengkapi fitur semantic web :D Ato memang udah? Ada yg tau?

Btw, apa sih semantic web? Semantic web itu merupakan suatu ekstensi web dimana informasinya dikemas dalam bentuk well-defined meaning, maksudnya koleksi web tsb diberi anotasi khusus, sehingga memungkinkan pencarian koleksi data bukan lagi berdasarkan definisi2 biasa, tapi lebih ke content web ybs. Contoh gampangnya begini, selama ini klo kita pengen nyari koleksi lagu di search engine, biasanya kita memasukkan query berupa judul, nama penyanyi, ato genre musiknya. Nah dengan menerapkan semantic web pada koleksi musik yg tersedia di internet, maka user dapat melakukan pencarian yg lebih advance, yaitu berdasarkan content musik itu sendiri, misal berdasar ritme, tempo, beat, harmoni, instrumentasi, dll.. So, pengen tau lagu yg mirip dengan lagu A, tinggal masukkan query potongan lagu yg bersangkutan, ato mencari lagu berdasarkan kesamaan lirik, pengen yg instrumennya cuman piano doang ato pengen lagu tanpa ada alat perkusi ato yg beatnya cuman berapa, gampang.. tinggal query :D Asal koleksi musik tadi udah dikasi ontologi-nya..

Sebenernya udah ada yg mulai mengembangkan search engine spt ini tapi sifatnya masih komersil.. semoga Google ato Yahoo dalam waktu cepat sudah memiliki fitur ini.. Cuman ya itu, ada kerjaan tambahan, yaitu mengubah semua koleksi web dokumen menjadi bentuk semantic web.. sehingga koleksi ini dimengerti oleh komputer..ini gak gampang :D

Balik ke masalah awal, niy lagu judulnya apa ya??

   ....

Currently listening to: Keith Martin
Currently feeling: deadline..deadline..
Posted by lie_lye at 08:43 AM | 5 comments

May 12th, 2006

oh, svm..

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Hmm.. sambil nungguin eksekusi svm yg katanya berjam-jam *hiks, salah sendiri sih baru di-run skrg programnya* pengen nulis blog dulu ah sebelom ketiduran.. Niy program sengaja di-run sebelum tidur, semoga pas bangun besok gak ada pesan error.. amiiiiinnnn... *udah deket deadline nih!!

Kemaren aku makan malam bareng mbak tatik di Kober. Mbak yang super baik ini temen kuliahku. Kemaren tuw kita saling curhat soal rasa kangen *ihiyy.. Aku cerita ke dia, tiba2 kok ngerasa kangen banget ama Mamaku di Bukittinggi dan mbak tatik juga lagi ngerasa kangen ama anaknya di Yogya.. Lucu juga ya.. yg satu kangen ama ibunya dan yg satu kangen ama anaknya..  
Kita berdua udah kepengen mudik rasanya, tapi apa daya skrg lagi menjelang uas.. tugas kuliah dan pekerjaan bener2 menyita waktu, pikiran, tenaga, dan tentu aja memori komputer :p *khusus memori, lg deg2an nih, cukup ga ya memorinya kok ada pesan warning gitu dari svm-nya??

Pagi-pagi HP-ku bunyi..ada telpon masuk. Wah, dari mama Tapi kok suaranya beda?? Ternyata yg nelpon uni liza. Uni bilang lagi di RS. Deg, jantungku berdebar-debar.. Mama kenapa? *sedikit trauma dg telpon beginian* Uni cerita klo Mama abis dioperasi semalam, seabis magrib.. Bersamaan waktunya dengan obrolanku dengan mbak tatik. Ternyata mama abis dioperasi karena ada daging tumbuh di persendian lututnya. Sempat protes juga, kenapa aku gak dikasi tau dari kemaren2.. Ternyata keputusan operasi ini dadakan dari dokternya. Mama sengaja gak ngasi tau, katanya usai dioperasi aja deh biar aku gak panik di Depok.. hiks.. Mama..Engkau selalu begitu.. Sempat ngobrol sebentar dengan mama.. Mama bilang udah tidak apa-apa, udah bisa jalan lagi.. hiks.. maafin aku ya, ma.. Disaat begini, aku malah lagi jauh darimu.. kangen.. kangen.. *homesick-nya kumat..

Paginya... svm-nya baru kelar 1 partisi.. harusnya aku kebangun semalam, buat nerusin partisi selanjutnya,tapi entah kenapa baru subuh aku bangun.. harusnya di programnya ditambahin alarm kali ya

Udah menjelang siang.. svm-nya belom kelar juga.. gimana mo berangkat ke kampus nih?Padahal ada janji ama temen, kupikir tadi svm-nya bakal kelar dalam waktu 2-3 jam gtu, makanya tetap dieksekusi tadi pagi..

Hiks.. don't wanna be a deadliner anymore *tapi tetep aja.. payah nih!

Currently reading: svm *apalagi??
Currently feeling: undefined
Posted by lie_lye at 02:08 PM | 7 comments